Ditulis oleh : Ust.Amirudin
Pimpinan Ruqyah Syar’iyah Centre
Pendahuluan
Dilihat dari sisi makna ruqyah adalah
ucapan yang diucapkan seseorang dalam rangka mendapatkan perlindungan dan
kesembuhan. Masalahnya adalah apa yang kita ucapkan dan kepada siapa kita
berlindung.Apabila yang kita ucapkan sesuai dengan aturan yang diajarkan oleh
Allah dan RosulNya berarti kita ta’at kepada keduanya, juga berarti bahwa kita
berpegang kepada Al-Qur’an dan Sunnah Nabawiyah, disa’at yang sama kita sedang
berlindung kepada Allah swt dan terhindar dari kesesatan.
Jika dalam ucapan yang kita ucapkan ada
kalimat kemusyrikan, kalimat yang tidak bisa dipahami,mencampur adukan kalimat
hak dan bathil serta merubah, menambah, mengurangi ayat-ayat Al-Qur’an maka
ruqyah semacam ini telah masuk kedalam katagori ruqyah syirkiyah.
Allah dan Rosul telah menyamakan ruqyah
syirkiyah dengan memakai jimat dan sihir karena semuanya adalah kemusyrikan
yang menjadi tipu daya syaetan.
إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ) رَوَاهُ أَحْمَدُ وَابْنُ مَاجَهْ وَابْنُ حِبَّانَ
وَالْحَاكِمُ(
Sesungguhnya ruqyah, tamaaim,thiwaalah syirik (HR.Ahmad,Ibnu
Majah,Ibnu Hiban,Hakim)
Disaat Rosul membolehkan kita meruqyah beliau
telah memberikan syarat agar ruqyah yang kita lakukan bersih dari kemusyrikan.
عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ كُنَّا نَرْقِي فِي الْجَاهِلِيَّةِ
فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تَرَى فِي ذَلِكَ فَقَالَ اعْرِضُوا عَلَيَّ
رُقَاكُمْ لَا بَأْسَ بِالرُّقَى مَا لَمْ يَكُنْ فِيهِ شِرْكٌ
Dari Auf bin Malik al Asja’i berkata : Kami dulu pada masa jahiliah
telah melakukan ruqyah, maka kami berkata
“Wahai Rosulullah bagaimana pendapatmu tentang ruqyah?Rosul bersabda : Kemukakan
padaku ruqyah kalian, tidak mengapa melakukan ruqyah selama tidak ada
kemusyrikan.(HR.Muslim )
EmoticonEmoticon